Doa Masuk dan Keluar Kamar Kecil


B.    Doa keluar dari Toilet

غُفْرَانَكَ

Ghufraanaka

Artinya: Aku mohon ampunan-Mu, Ya Allah.


Doa ini didasarkan pada hadits Aisyah radliyallah ‘anha,

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَرَجَ مِنْ الْخَلَاءِ قَالَ غُفْرَانَكَ

Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, apabila sudah keluar dari kamar kecil beliau membaca: Ghufraanaka.” (HR. Ahmad, al-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan dishahihkan oleh al-Albani dalam al-Irwa, no. 52)

Hadits Aisyah radliyallah ‘anha  di atas adalah riwayat yang paling shahih yang menerangkan masalah ini, sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Hatim.

Ada dua lagi riwayat yang menerangkan tentang masalah ini, namun status keduanya dhaif.

Pertama, hadits Anas bin Malik, berkata: “Adalah Nabishallallahu ‘alaihi wasallam ketika keluar dari kamar kecil, beliau membaca:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنِّي الْأَذَى وَعَافَانِي

Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dariku dan yang telah memaafkanku.” (HR. Ibnu Majah. Didhaifkan oleh Syekh al Albani dalam Shahih wa Dhaif Sunan Ibni Majah: 1/373; didhaifkan juga dalam al Misykah no. 374 dan al Irwa’ no. 53)

Kedua, hadits ibnu Umar, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membaca:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذَاقَنِي لَذَّتَهُ وَأَبْقَى فِي قُوَّتَهُ وَأَذْهَبَ عَنِّي أَذَاهُ

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kenikmatan kepadaku, yang masih memberikan kekuatan pada diriku, dan yang telah menghilangkan kotoran dari diriku.” (HR. Ibnus Sunni. Didhaifkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Dhaif al-Jami’ al Shaghir, no. 4388)

Imam al Shan’ani dalam Subulus Salam menyatakan seluruh sanadnya lemah. (1/254)

Kapan membacanya?

Membaca doa di atas ketika sudah keluar dari kamar kecil (toilet). (Subulus Salam: 1/253)

Sayyid Sabiq dalam Fiqhus Sunnah-nya mengatakan: “apabila keluar hendaknya mendahulukan kaki kanan, kemudian membaca: Ghufraanaka. (1/37)

Kenapa beristighfar?

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beristighfar ketika keluar dari kamar kecil mengandung beberapa makna:

Pertama, karena beliau tidak berdzikir kepada Allah sewaktu buang air. Padahal beliau senantiasa berdzikir kepada Allah setiap saatnya. Beliau menganggap bahwa meninggalkan dzikir pada waktu itu adalah kesalahan dan merasa berdosa, karenanya beliau bersegera istighfar.

Kedua, maknanya adalah beliau bertaubat dari kelemahannya dalam menyukuri nikmat Allah yang diberikan kepadanya. Allah telah memberinya makan, lalu memudahkan beliau mencernanya, lalu memudahkan kotoran keluar darinya. Karenanya beliau merasa syukur beliau masih sangat sedikit dibandingkan nikmat ini, makanya beliau segera beristighfar.

Kemudian Imam al Shan’ani menyimpulkan, boleh jadi istighfarnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dari kedua-duanya. Wallahu a’lam.

Dipublikasi di Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi | Tinggalkan komentar

Do’a Mohon Jodoh dan Keturunan yang Baik

Artinya: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidupku seorang diri, dan Engkaulah pewaris yang paling baik.” (QS. Al-Anbiyai’: 89).

Artinya: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sungguh Engkau Maha Pendengar doa.” (QS. Ali ‘Imron: 38).

Penjelasan:
Doa di atas baik sekali dibaca oleh orang-orang yang belum mempunyai keturunan dan pasangan hidup. Juga baik sekali dibaca oleh setiap muslim agar diberi keturunan yang shalih.
Kedua ayat diatas merupakan doanya Nabi Zakariya a.s. agar diberi keturunan sebagai pelenjut perjuangannya menegakkan agama Allah. Kisah Nabi Zakaria bisa dilihat dalam Al-Our’an Surah Al-Anbiya’ ayat, 89-90; Ali-‘Imron, 38-41.

Dipublikasi di Doa Mohon Jodoh | Tinggalkan komentar

Doa mohon diperbaiki urusan dunia dan akhirat

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ دِينَارٍ، حَدَّثَنَا أَبُو قَطَنٍ عَمْرُو بْنُ الْهَيْثَمِ الْقُطَعِيُّ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ الْمَاجِشُونِ، عَنْ قُدَامَةَ بْنِ مُوسَى، عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ :

(Imam Muslim berkata), Telah mengabarkan kepada kami Ibrahim bin Dinar, (dia – Ibrahim bin Dinar berkata), telah mengabarkan kepada kami Abu Qathon Amr bin Al-Haitsam Al-Qutho’iy, dari Abdul Aziz bin Abdillah bin Abi Salamah Al-Majisyuni, dari Qudamah bin Musa dari Abu Sholih as-Sammaani dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu’alahi wassalam pernah bersabda:

«اللهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي، وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي، وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ»

“Ya Allah, perbaikilah agamaku untukku yang ia merupakan benteng pelindung bagi urusanku, dan perbaikilah duniaku untukku, yang ia menjadi tempat hidupku, serta perbaikilah akhiratku yang ia menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagiku dalam setiap kebaikan, serta jadikanlah kematian sebagai kebebasan bagiku dari segala kejahatan.”

(HR. Muslim )

Dipublikasi di Doa Dunia dan Akhirat | Tinggalkan komentar

DOA NAIK KENDARAAN

“Bagi orang yang hendak bersafar disunnahkan ketika pertama kali meletakkan kaki untuk menaiki kendaraan membaca BISMILLAH (بِسْمِ اللهِ ) “Dengan menyebut nama Allah” (Dalam riwayat at-Tirmidzi, membaca “Bismillah” tiga kali, lihat Shahih Sunan at-Tirmidzi III/420 no. 3446)

Setelah duduk di atas kendaraan, membaca:

اَلْحَمْدُ لِلََّهِ (سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَـهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ) اَلْحَمْدُ لِله اَلْحَمْدُ لِلََّهِ

اَلْحَمْدُ لِله ، اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ ، سُبْحَانَكَ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْلِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ .

“Segala puji hanya milik Allah, ( Maha Suci Rabb yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, sedangkan sebelumnya kami tidak mampu. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami (di hari Kiamat). Segala puji hanya milik Allah, Segala puji hanya milik Allah, Segala puji hanya milik Allah, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Mahasuci Engkau, Ya Allah. Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR. Abu Dawud no. 2602, at-Tirmidzi no. 3446, al-Hakim II/99, Ahmad takhrij Ahmad Syakir no. 753, Hadits ini ShohihLihat Silsilah Ahaadits as-Shahiihah no. 1653)

Dipublikasi di Doa Naik Kendaraan | Tinggalkan komentar

Doa Mohon Dibukakan Hati Untuk Bertaat dan Menjauhi Maksiat

Doa Mohon Dibukakan Hati
اَللَّهُمَّ اِنِّى أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ، وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ وَحُبَّ الْمَسَاكِيْنِ، وَأَنْ تَغْفِرَلِى وَتَرْحَمَنِى . وَاِذَاأَرَدْتَ بِقَوْمٍ فِتْنَةً فَتَوَفَّنِى غَيْرَمَفْتُوْنٍ وَأَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّمَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنِى إِلَىحُبِّكَ.

Artinya :
Ya Allah, aku mohon kepada-Mu terbuka hati untuk berbuat kebajikan dan menjauhi kemungkaran menyukai orang-orang mukmin dan mengharapkan kasih sayang-Mu dan keampunan-Mu. Apabila Engkau menimpakan sesuatu ujian kepada satu golongan ummat, maka hindarkanlah aku dari tertimpanya ujian itu. Aku tetap mohon kasih sayang-Mu dan kasih sayang kepada orang-orang yang suka kepada-Mu dan menyukai orang-orang yang mendekatkan diri kepada-Mu

Keterangan :
Mungkin dapat terjadi atas diri seseorang, hati tertutup untuk berbuat kebaikan dan tidak dapat meninggalkan keburukan. Meskipun ia mengetahui bahwa demikian itu kurang baik, tetapi tidak dapat meninggalkannya sebab sudah menjadi kebiasaan dalam jangka waktu yang lama. Maka untuk mengatasi hal yang sedemikian itu maka hendaklah ia mengeraskan kemauannya dan mohon petunjuk dari Tuhan, sambil membaca doa tersebut.

Dipublikasi di Doa Dibukakan Hati | Tinggalkan komentar

Doa Orang Yang Mengalami Kesulitan

Doa Ketika Mengalami Kesulitan

اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَاشِئْتَ سَهْلاً

Artinya :

Ya Allah! Tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bila Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.(HR Ibnu Hibban dalam kitab shahih-nya no.2427 (Mawaarid), Ibnus Sunni no. 351. Al-Hafidz berkata : hadits di atas shaih, dan dinyatakan shahih pula oleh Abdul Qadir Al-Arnauth dalam Takhrij Al-Adzkar oleh Imam An-Nawawi. h. 106)

Dipublikasi di Doa Menghadapi Kesulitan | Tinggalkan komentar

Doa Sebelum Tidur dan Doa Sesudah Bangun Tidur

• Sebelum Tidur Membaca Doa :

بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ

bismikallahumma ahya wa amutu

Artinya :
Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati

• Sesudah Bangun Tidur Membaca Doa :

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur

Artinya :
Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit

Keterangan :

Doa ini berdasarkan hadits nabi yang saya ambil dari Riadust Shalihin :

عَنْ حُذَيْفَةَ وَأَبِىذَرٍّ رَضِىَاللّهُعَنْهُمَا قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَاأَوَى إِلىَ فِرَاشِهِ قَالَ :  بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ ، وَإِذَااسْتَيْقَظَ قَالَ : اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ . رَوَاهُ الْبُخَارِىُّ

Artinya :
Hudzaifah r.a. dan Abu Dzarr keduanya berkata : Adalah Rasulullah saw. jika akan tidur membaca : bismikallahumma ahya wa amutu (Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan mati), dan apabila bangun tidur membaca ; alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur (Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit). (Bukhari)

Dipublikasi di Doa Tidur | Tinggalkan komentar

Doa menundukan anak agar menjadi penurut

Bacaan / do’a untuk menundukkan anak agar menjadi penurut.
ﺒﺪﻮﺡ….x.100                      ﺨﻄﻮﻔﺔ….x7
ﺨﻄﻔﺖ ﻘﻟﺐ ﻮﻟﺪﻱ…………ﻻﻤﺮﻯ ﻮﻤﺮﺪﻱ ﻮﻤﻄﻴﻌﺎ ﻟﻤﺎ ﺍﺭﺪﺘﻪ
“ Buduuhun Seratus Kali, Khoththuufah Tujuh Kali, Khothoftu Qolba Waladii, Li Amrii Wa Muraadii Wa Muthii’an  Lima Arodtuhu “.
Artinya : “Aku sambarkan hati anakku….(sebut nama anak yang dimaksud), untuk urusanku dan yang aku kehendaki serta menta’ati apa yang aku menghendakinya “.
Keterangan :
Bilamana ada orang tua mempunyai anak yang nakal atau bandel, susah diberi nashihatnya. Maka untuk menundukannya supaya menjadi seorang anak yang patuh tunduk serta penurut kepada orang tua, maka ‘amalkanlah menurut cara sebagai berikut :
Bacalah ‘Buduuhun’ sebanyak seratus kali, kemudian membaca ‘khaththuufah’ sebanyak tujuh kali. Sebelum membaca lafazh tersebut, terlebih dahulu membayangkan anak yang dimaksud itu, sambil membaca kalimat yang tersebut diatas.
Dipublikasi di Doa anak penurut | Tinggalkan komentar

Doa Memakai Pakaian dan Melepas Pakaian

Doa Memakai Pakaian

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرَ مَاهُوَلَهُ، وَأَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَشَرِّمَاهُوَلَهُ. رواه ابن السني عن أبي سعيد الخدري

Artinya :
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya (pakaian ini) dan kebaikan yang untuknya ia diciptakan. Dan aku berlindung pada-Mu dari keburukannya (pakaian ini) dan keburukan yang untuknya ia (biasanya) dipergunakan.”
(HR. Ibnu Sunni dari Abi Said Al-Khudri)

Doa Ketika Melepaskan Pakaian

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلأَ هُوَ. رواه ابن السني عن معاذ .

Artinya :
“Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selain Dia”(HR. Ibnu Sunni dari Mu’az bin Jabal)

Dipublikasi di Doa Berpakaian | Tinggalkan komentar

Do’a Sebelum dan Sesudah Makan

Do’a Sebelum Makan

الَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa ‘adzaa-bannaari Bismillahirrahmaaniraahiimi.

Artinya : Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (HR. Ibnu as-Sani)

Do’a Sesudah Makan

الْحَمْـدُ للهِ الَّذي أَطْعَمَنـا وَسَقَانَا وَجَعَلْنَا مُسْلِمِينَ

Alhamdulillahilladzii ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimiina

Artinya : Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim. (HR. Abu Daud)

Dipublikasi di Doa Makan | Tinggalkan komentar